PENGEMASAN BERITA INFOGRAFIS JURNALIS VISUAL

 

Tidak hanya asal desain, seorang jurnalis visual juga harus mengetahui prinsip skema halaman media cetak.

(Workshop Jurnalistik ; Proses Produksi Berita dan Desain Media Cetak)

Iwan Iwe, desainer halaman Jawa Pos tahun 2000 - 2013 yang sekarang lebih dikenal sebagai conten creator dan bekerja sebagai social media specialist di JTV. Ia menjelaskan bagaimana sebuah halaman itu diproduksi di sebuah media, dalam acara workshop jurnalistik yang dilaksanakan oleh program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis (28/10/2021).

"Seorang desainer halaman sebenarnya juga jurnalis yang mediumnya memakai desain, karena itu bisa disebut sebagai JURNALIS VISUAL. jadi jurnalis tulis itu menyampaikannya dengan tulisan, sedangkan desainer halaman menyampaikan materi dengan desain.” Ungkap Iwan. Jurnalisme visual juga dapat membantu pembaca untuk lebih memahami sebuah informasi yang kita disampaikan. Di dunia jurnalistik kita tidak hanya memahami dengan bentuk deskripsi tulisan namun juga bisa dengan bentuk yang lain seperti infografis, visual atau gambar.

“Waktu masih muda, saya dan teman-teman membuat eksperimen. Bagaimana tampilan dihalaman itu menarik, jadi tidak hanya sekedar foto kotak-kotak tapi bagaimana membuat foto itu menarik. Sehingga orang saat membaca tidak hanya membaca teks, tapi bagaimana dia menikmati desainnya juga,” Ujar desainer halaman Jawa Pos.

Dalam pemaparannya ia menjelaskan, di devisi desain Jawa Pos ada dua pekerjaan. Pertama, desainer halaman yang tugasnya berkoordinasi dengan redaktur halaman dan membuat dummy halaman. Dummy adalan sebuah racangan atau konsep sebelum diberikan kepada redaktur. Yang kedua, layouter halaman bertugas melengkapi dummy dengan foto, naskah, infografis disebuah halaman dan mengirim halaman yang selesai ke ruang percetakan.

Menjadi seorang desainer juga harus mengerti beberapa aturan dalam mendesain halaman, yang nantinya bisa membuat halaman lebih berkarakter. Dalam halaman berita di Jawa Pos ada foto A (foto yang menjadi senter atau sorotan utama pembaca), yang paling penting adalah Judul HL (hideline) ini akan lebih baik ada di sebelah kanan, karena sesuai dengan kebiaasaan mata kita yang sering melihat sesuatu di sisi kanan. “Foto A dan judul HL harus diletakkan diatas lipatan agar terlihat oleh pembaca sebelum membuka halaman sepenuhnya.” pungkas Iwan.

Desain halaman depan juga perlu foto B (foto tambahan yang lebih kecil ukurannya), agar terlihat lebih bervariasi di Jawa Pos biasanya ada BOKS yang sifatnya features. jadi halaman depan tidak hanya memuat berita straight news tapi juga harus ada angel features dll, supaya variatif dan tidak membosankan. Selanjutnya ada kolom sampingan yang memuat berita-berita ringan, tidak serius, lucu atau foto-foto menarik. Aturan yang terakhir, hindari judul yang bersebelahan dengan dengan judul lain. Sedangkan software untuk mendesain halaman bisa menggunakan Adobe Indesign dan QuarkXPress.


Alfi Nurul Faridah - NIM B71219058



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KULINER

CIPTAKAN INOVASI BARU, LPG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR POMPA AIR SAWAH